RABU WEKASAN: Asal Usul Dan Hukum Rabu Wekasan Di Bulan Shofar (Lengkap)

RABU WEKASAN: Asal Usul Dan Hukum Rabu Wekasan Di Bulan Shofar (Lengkap)

Rabu Wekasan – Bulan Shafar  adalah bulan kedua dalam penanggalan hijriyah Islam. Masyarakat jahiliyah kuno, termasuk bangsa Arab, sering mengatakan bahwa bulan Shafar adalah bulan sial. Tasa’um (anggapan sial) ini telah terkenal pada umat jahiliah dan sisa-sisanya masih ada di kalangkan muslimin hingga saat ini. Bagaimana kebenaran dan kisah Rabu Wekasan ini akan dijelaskan dalam artikel berikut.

 

Pengertian Rabu Wekasan

Rabu Wekasan
Rabu Wekasan

Rabu wekasan adalah Hari rabu teakhir pada bulan shofar. pada malam rabu wekasan di sebagian penduduk pulau jawa sering dijumpai beberapa penduduk mengadakan ritual keagamaan dengan memperbanyak amal ibadah berdzikir, berdoa, shodaqoh , silaturrahmi, menjamu keluarga, mengasihi anak yatim dan lain- lain sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Alloh SWT semata.

Keberadaan Rabu Wekasan yang sudah berlaku di masyarakat ini sebenarnya hendaklah disikapi dengan positif dan hendaklah kita hormati selama tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Dan jika kita ketemukan penyimpangan dalam pelaksanaan rabu wekasan, hendaklah kita berbaur dengan masyarakat untuk memberi pengertian yang benar yang sesuai dengan tun tuntunan agama.

 

Asal-usul rabu wekasan

Sebab sebab atau asal usul adanya rebo wekasan adalah pada hari Rabu terahir dari bulan shofar Rasulullah SAW . mendapat cobaan kepala beliau sakit selama kurang lebih setengah bulan sampai tanggal 12 Robi’ul awwal yang akhirnya belia diambil untuk menghadap Allah SWT.

Sebagian ulama’ mengenang kejadian yang dialami oleh Kekasih Allah yang sangat dicintai umatnya yang mengalami sakit ,sehingga mereka mendekatkan diri kepada Alloh dengan cara beramal soleh : Melakukan shalat sunnah Mutlak, membaca Al-Qur’an , membaca surat yasin, ayat kursi, tahlil, tasbih, dzikir dzikir yang lain dan doa doa. Dengan harapan semoga Ummatnya Rasulullah SAW selalu diberi kesehatan oleh Allah sehingga maksimal ketika ibadah kepada Allah tiap waktu.

Selama Rasulullah sakit para sahabatnya secara bergantian sering menjenguk beliau .Pada hari senin itulah penyakit  beliau meningkat. Dan Bilal setelah adzan subuh,  ia pergi mendekati pintu rumah Rasulullah SAW  , ia uluk salam akan tetapi yang menjawab hanya putrid beliau Sayyidah Fatimah . Beliau istirahat di kamar karena sakitnya. Bilal pun pergi meninggalkan rumah Rasulullah menuju masjid. Ketika waktu subuh agak terang

Bilal bin Rabah pergi lagi mendekati pintu rumah Rasulullah SAW, ia mengucapkan salam seperti semula. Maka beliau mendengar suara bilal dan mempersilahkannya masuk dan bersabda: Masuklah wahai bilal, aku tengah sibuk merawat diriku dan penyakitku semakin bertambah berat, karena itu suruhlah Abu Bakar sholat ( menjadi imam) bersama mereka.” Maka bilal keluar sambil menangis  ,ia letakkan kedua tangannya di atas kepala seraya berkata :” Aduh kita tertimpa malapetaka,” kemudian ia masuk masjid dan berkata “ya Abu Bakar Rasulullah menyuruhmu untuk menjadi imam sholat berjamaah bersama sahabat” . Setelah Abu Bakar mendengar ucapan bilal bin rabah untuk mengimami sholat berjamaah karena Rasulullah sakit maka seketika itu Abu Bakar menangis menjerit tersungkur dan pingsan.  Maka para jamaah bergemuruh sampai terdengar oleh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bertanya kepada Fatimah :” kegaduhan apa di masjd itu”. Mereka gaduh karena engkau tidak bias hadir mengimami” .Maka beliau memanggil Sayydina Ali dan Fadhol bin Abbas , beliau menyandarkan kedua orang tersebut dan keluar menuju masjid untuk sholat subuh berjamaah.

Setelah sholat berjamaah beliau menghadap para shahabat yang berjamaah samba bersabda: “ Wahai umat islam kamu semua dalam pemeliharaan dan perlindungan dari Allah SWT. Bertakwalah kepadanya serta selalu mematuhi perintahnya . Sungguh pada hari ini aku akan meningalkan kalian semua, untuk menuju alam akhirat“ . Kemudian beliau pulang kerumahnya.

Maka Allah SWT menyuruh malaikat maut untuk mencabutnya, FirmanAlloh :Wahai malaikat maut Turunlah untuk kekasihku dengan bentuk yang paling baik dan jalankan tugasku degan cara se baik baiknya.  Dalam mencabut ruhnya jika diperkenankan masuk maka masuklah , dan jika tidak diperkenankan masuk maka pulanglah kamu jangan masuk”

Maka malaikat maut turun ke bumi dalam bentuk seperti orang baduwi, ia mengucap salam pada Rasululah :

“Salam sejahtera untukmu wahai keluarga penghuni kenabian dan sumber risalah” Ia berkata :” Bolehkah aku masuk “. Sayidah Fatimah menjawab :” Wahai hamba Allah, Rasulullah SAW sedang sakit “.

Lalu malaikat maut memanggil kedua kalinya dengan ucapan :

السلام عليكم يا رسول الله ويا اهل بيت النبوة

“Salam sejahtera untukmu wahai Rasulullah dan keluarga penghuni kenabian”.

Ia berkata :” Bolehkah aku masuk “. Maka beliau mendengar suara malaikat maut itu dan berkata :” Wahai Fatimah siapa yang berada di depan pintu itu ,jawab Fatimah : seorang Baduwi

Dan malaikat maut memangil ketiga kalinya lalu ia memandang ku dengan tajam sahut rasul , sehingga bergetar tubuhku, takut hatiku, dan begeraklah seluruh sendi tulangku seolah sendi satu dengan yang lainnya terputus serta menjadi pucat wajahku . Beliaubersabda :” Tahukah kamu wahai Fatimah siapakah yang datang kepadaku “ tidak jawab Fatimah. Ia adalah malaikat maut pencabut nyawa.

Seketika itu sayidah Fatimah menangis sekeras kerasnya seraya berkata“ aduh celaka” ……

Anas Bin Malik RA berkata: “Ketika Ruhnya Nabi Muhammad SAW sampai di dada, beliau bersaba :

اُوْصِيكُمْ بِالصَّلَاةِ وما ملكت ايمانكم

” Aku wasiatkan sholat kepada kalian semua dan apa apa yang menjadi tangung jawab kalian semua”

 

Kisah Sunan Giri dan Sumur Desa Suci

Di Sebuah daerah di kota Gresik Acara Rabu Wekasan diadakan dengan meriah. Dimulai dengan Shodaqoh tumpengan di masjid pada malam Rabu Wekasan. Silaturrahim ke sanak keluarga dengan hidangan makanan . kemudian setelah maghrib mandi mandi di sendang tepatnya di desa Suci Manyar Gresik.

Ini diadakan di samping alasan yang lain: karena Waliyullah Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri menemukan sumber mata air. Sebagai wujud rasa sukur kepada Alloh SWT maka mereka mengadakan sedekah dan silatur Rahim dll

 

Nabi Ismail dan Air Zam-zam

Acara ini juga bertepatan dengan ditemukannya Air zamzam di masjidil harom

 

HUKUM RITUAL DAN MEYAKINI RABU WEKASAN

Rabu Wekasan
Rabu Wekasan

Hukum meyakini bahwa Rabu wekasan mendatangkan balak, sial, kejelekan dll adalah tidak boleh dan haram. Karena yang berkehendak mendatangkan kebaikan dan keburukan adalah Allah SWT. Tapi jika Rabu wekasan digunakan untuk berdoa secara umum serta hari hari selainnya untuk menolak balak dan sebagai ajang untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan beramal soleh maka hukumnya boleh.

Sedangkan anggapan hari rabu hari sial adalah salah. Karena hari rabu adalah hari yang baik dalam Islam setelah hari jumat sebagai mana dalam hadis :

مَا بُدِءَ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ اِلاَّ وَ قَدْ تَمَّ

Sesuatu yang dimulai pada hari rabu maka pasti benar benar sukses/ sempurna.

Dalam hadis yang lain bahwa  Rasulullah SAW berdoa pada hari senin, selasa dan rabu , akan tetapi Beliau dikabulkan oleh Allah SWT pada hari rabu setelah dzuhur sampai waktu ashar.

عن جابر رضي الله عنه : أن النبي صلى الله عليه و سلم دعا في مسجد الفتح ثلاثا يوم الاثنين و يوم الثلاثاء و يوم الاربعاء فاستجيب له يوم الاربعاء بين الصلاتين فعرف البشر في وجهه قال جابر  فلم ينزل بي امر مهم غليظ الا توحيت تلك الساعة فادعو فيها فاعرف الاجابة ( رواه احمد و البزار )

Diceritakan dari jabir RA. Bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW. Berdoa di masjid fath selama 3 hari ,hari senin hari selasa, dan hari rabu. Rasulullah diterima doanya pada hari rabu diantara dua sholat ( yaitu antara sholat dzuhur dan sholat ashar ) Maka manusia sama mengetahui pada wajah beliau .

Jabir berkata: Tidaklah turun sebuah perkara yang penting dan sulit padaku kecuali pada saat itu aku aku cari dan aku berdoa di dalamnya maka aku mengetahui doaku dikabulkan (HR. Ahmad dan Al Bazzar)

 

Sholat Rabu Wekasan

Seseorang yang melakukan sholat sunnah pada malam rabu wekasan dengan sholat mutlak atau sholat hajat maka hukumnya boleh, tapi jika melakukan shalat rabu wekasan maka tidak ada dalil yang memperbolehkan. Dan haram hukumnya.

 

BEBERAPA RITUAL YANG DILAKUKAN PADA MALAM DAN HARI RABU WEKASAN

Rabu Wekasan
Rabu Wekasan

Di dalam kitab “NihayatuzZain fi Irsyadil Mubtadiin” karangan Imam Nawawy Banten, h.67 tertulis

(قوله لنازلة ) و نقل بعض الفضلاء أنه ورد ان البلايا المقدرة في السنة تنقل من اللوح المحفوظ الى سماء الدنيا في ليلة يوم الاربعاء من شهر صفر و ان من كتب هذه الايات السبع في اناء و محا هن بماء وشربه لم يصبه شيئ من تلك بلايا و هي:

سلام قولا من رب رحيم

سلام على نوح في العالمين

سلام على ابراهيم

سلام على موسى وهارون

سلام على آل ياسين

سلام عليكم طبتم فادخلوها خالدين

(سلام هي حتى مطلع الفجر ( وهي سبع سلامات

Sebagian Ulama’ yang utama (Ahli kasyaf) menukil bahwa sesungguhnya : Beberapa balak yang di takdirkan oleh Allah SWT dalam satu tahun diturunkan oleh Alloh dari laukh makhfudz ke langit dunia pada malam rabu terahir dari bulan safar . dan barang siapa yang menulis tujuh ayat keselamatan ini lalu dimasukkan ke air dan diminum maka dengan izin Allah ia akan selamat dari bencana itu.

 

روي أنه كل سنه تنزل 320 ألف بليه كلها في يوم الأربعاء آخر شهر

صفر ولدفع نحوسة هذا اليوم تقوم بلأعمال التاليه:

            Diriwayatkan bahwa : Sesungguhnya tiap tiap tahun  320.000 balak diturunkan  pada hari rabu terahir pada bulan shofar. Dan untuk menangkal keburukan hari ini hendaklah melakukan amalan amalan ini:  

1-الصدقه والإحسان  Shodaqoh dan berbuat baik

2-الإستعاذه بالأدعيه وقراءتها وهي: Minta perlindungan dengan doa-doa dan membacanya, ini doanya:

اللهم اصرف عنا شر هذا اليوم، واعصمنا من شؤمه، واجعله اللهم علينا بركه، واجنبنا عما نخافه من نحوسته وكرباته بفضلك ولطفك يا دافع الشرور، يامالك يوم النشور برحمتك يا أرحم الراحمين.

ب- روي أنه من قرأ هذا الدعاء في آخر شهر صفر لم يمت في تلك

السنه وناجى عزرائيل ربه فقال يارب إن فلانا إقتضى أجله وعمره

ولم تأمرني بقبض روحه فقال جل جلاله: قلت حقا ولكن أطلت في

عمره بسبب هذا الدعاء إلى شهر صفر المقبل وحفظته من جميع الآفات والبليات وهذا الدعاء هو:

Diriwayatkan bahwa sesungguhnya orang yang membaca doa ini pada akhir hari rabu pada bulan shafar maka ia tidak akan mati pada tahun itu , Malaikat izroil  berkata kepada Allah  wahai tuhannu sesungguhnya  telah dipastikan ajalnya dan umurnya dan engkau belum memerintahku  untuk mencabut ruhnya

(بسم الله الرحمن الرحيم اللهم يا ذا العرش العظيم والعطاء الكريم عليك اعتمادي ياالله ياالله ياالله الصمد الرحمن الرحيم يا فرد</p><p>يا وتر يا حي يا قيوم، امنع عني كل بلاء وبليه وهامة وامنع عني شر كل ظالم وجبار ياقدوس يارحمن يا رحيم)

ج- ومن قرأ كل واحد من السور القرآنيه التاليه سبع مرات لسعة الرزق اغتنى قبل اكمال السنه إن شاء الله:

Barang siapa yang membaca tiap satu dari beberapa surat dalam Al-Qur’an yang akan datang sebanyak 7 kali  untuk memperbanyak rizki maka ia akan dikayakan sebelum sempurnanya satu tahun, ini beberapa surat yang di baca: ( الشرح ، والتين، والنصر ، والتوحيد)

 

3- الصلاة ركعتين  مطلقا تقرأ في الأولى بعد الحمد قل اللهم يا

(مالك الملك إلى قوله بغير حساب(26،27 آل عمران)(وفي الثانيه بعد الحمد قل إنما أنا بشر مثلكم إلى آخر الآيه(110 الكهف) فإذا سلمت فقل

Dianjurkan sholat sunah mutlak pada rekaat pertama membaca

(قل اللهم يا مالك الملك إلى قوله بغير حساب(26،27 آل عمران)

Pada rekaat yang kedua setelah membaca fatikhah membaca

(إنما أنا بشر مثلكم إلى آخر الآيه(110 الكهف

Setelah salam membaca doa di bawah ini:

(اللهم اصرف عني بليته وشؤمه وارزقني رحمته وبركته وجنبني مما أخاف من نحوساته وكرباته بفضلك يا دافع الشرور يامالك يوم النشور برحمتك يا أرحم الراحمين)

 

5صلاة اخرىمطلق وهي اربع ركعات بسلام واحد تقرأ بعد الحمد الكوثر 17 مره ؛ والتوحيد 5 مرات والمعوذتين مره مره فإذا سلمت ادعو بهذا الدعاء وهو :

Dianjurkan sholat sunah mutlak   4 rekaat dengan satu salam , setelah fatikhah pada rekaat pertama membaca Al Kautsar 17 kali. Pada rekaat ke 2 membaca surat al-Ikhlas 5 kali dan surat Muawwidzataini sekali sekali. Setelah salam membaca doa di bawa ini:

:: ” اللهم ياشديد القوى ياشديد المحال ياعزيز ذلت لعزتك جميع خلقك فاكفني شر جميع خلقك يامحسن يامجمل يامتفضل يامتكرم ياكافي ياوافي ياحفيظ ؛ يامن بيده مقادير كل شيئ ؛ اليك الجاء وبك الود وعليك اتوكل فاحرسني بحراس حفظك وحل بيني وبين من نواأني ادرأ بك في نحره وأعوذ بك من شره فأكفني يارب بلا إله الا انت برحمتك ياأرحم الرحمين وصل اللهم على محمد وآله الطاهرين”

 

Sebagian ulama’ pada malam Rabu wekasan  membaca

  1. Surat yasin
  2. Membaca tahlil
  3. Membaca Istighosah
  4. Dan doa’ doa
  5. Menyantuni Anak yatim
  6. Bersedekah
  7. Dan lain lain

 

Kesimpulan:

  1. Ritual rabu wekasan sebagian ulama’ beda pendapat : Ada yang memperbolehkan dengan sarat tidak menyimpang dari syariat dalam Al Qur’an dan hadist.  Ada yang tidak memperbolehkan karena tidak ada tuntunan sebelumnya
  1. Dengan adanya ritual rabu wekasan , seorang muslim melakukan ibadah berdoa, berdzikir, shodaqoh dan lain lain. Maka perlu diberi nasehat agar tidak menyimpang dari syariat.
  2. Mari kita hormati dan saling menghargai apa yang dilakukan oleh saudara kita se iman karena mereka mempunyai alasan tersendiri
  3. Mengenang kejadian bahwa Rasulullah sakit dimulai hari rabu terahir pada bulan shafar sampai beliau meninggal pada tanggal 12 Robiul awal.
  4. Sebagaian daerah memperingati Rabu wekasan di sebuah daerah di Gresik misalnya, karena rasa sukur kepada Allah SWT. Sebab Waliyullah Sunan Giri menemukan sumber mata air di desa Suci.
  5. Mengenang dan bersukur pada malam rabu wekasan ditemukan sumber mata air yang sangat jernih dan suci di mekah di sumur zamzam oleh istri nabi Ibrahim atas gerakan Nabi Ismail yang masih kecil ke tanah pada waktu itu

 

SEMOGA BERMANFAAT DAN BERKAH

Boleh Copypaste materi dari web ini, tapi jangan lupa cantumkan sumbernya ya. Terimakasih.

Tinggalkan komentar